MADINA - Mobil Dinas Kadis Kesehatan Madina jenis
Double Cabin Merk Ford, warna hitam diduga dibobol maling saat parkir di
Jalinsum Desa Pidoli, Kecamatan Panyabungan, tepatnya di depan SD
Negeri 098, Jumat (19/9).
Informasi dihimpun, sekira pukul 14.30 Wib, Kadis Kesehatan Madina Drg Ismail Lubis bersama supirnya Dodi memarkirkan mobilnya di depan SD Pidoli. Selanjutnya Kadis bersama supirnya dan dua stafnya bernama Rosida serta Tika lebih dulu membagi-bagikan masker kepada pengguna jalan raya di Depan SD Neg 098 Pidoli.
Akibat hujan gerimis, Kadis Kesehatan dan rombongan pergi ke warung My Bakso yang ada di depan sebelah kiri SD Neg 098 Pidoli untuk makan.
Sekira pukul 15.30 Wib saat Kadis Kesehatan dan supirnya mau pulang menuju Dinas Kesehatan, supir dan Kadis mendapati kaca belakang sebelah kiri mobil mereka telah pecah. Setelah diperiksa ternyata telah hilang beberapa barang antara lain iPad, iPhone, tas sandang warna coklat berisi camera digital, Kartu ATM Bank BNI, Kartu ATM Bank Sumut, Kartu ATM Bank BRI, dan uang Rp. 1.000.000, -.
Saat ini saksi dan mobil telah dibawa ke Mapolres Madina untuk proses penyidikan guna mengungkap pelaku.
Kapolres Madina, AKBP Mardiaz melalui Kasat Reskrim AKP Wira Prayatna SH yang dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian itu dan masih dilakukan penyelidikan. (LL/h) |Harian SIB
Informasi dihimpun, sekira pukul 14.30 Wib, Kadis Kesehatan Madina Drg Ismail Lubis bersama supirnya Dodi memarkirkan mobilnya di depan SD Pidoli. Selanjutnya Kadis bersama supirnya dan dua stafnya bernama Rosida serta Tika lebih dulu membagi-bagikan masker kepada pengguna jalan raya di Depan SD Neg 098 Pidoli.
Akibat hujan gerimis, Kadis Kesehatan dan rombongan pergi ke warung My Bakso yang ada di depan sebelah kiri SD Neg 098 Pidoli untuk makan.
Sekira pukul 15.30 Wib saat Kadis Kesehatan dan supirnya mau pulang menuju Dinas Kesehatan, supir dan Kadis mendapati kaca belakang sebelah kiri mobil mereka telah pecah. Setelah diperiksa ternyata telah hilang beberapa barang antara lain iPad, iPhone, tas sandang warna coklat berisi camera digital, Kartu ATM Bank BNI, Kartu ATM Bank Sumut, Kartu ATM Bank BRI, dan uang Rp. 1.000.000, -.
Saat ini saksi dan mobil telah dibawa ke Mapolres Madina untuk proses penyidikan guna mengungkap pelaku.
Kapolres Madina, AKBP Mardiaz melalui Kasat Reskrim AKP Wira Prayatna SH yang dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian itu dan masih dilakukan penyelidikan. (LL/h) |Harian SIB




