Diberdayakan oleh Blogger.
Latest Post

Mobil Dinas Kadis Kesehatan Madina Dibobol Maling

Written By SIDIMPUAN ONLINE on Jumat, 19 September 2014 | 21.33

 MADINA - Mobil Dinas Kadis Kesehatan Madina jenis Double Cabin Merk Ford, warna hitam diduga dibobol maling saat parkir di Jalinsum Desa Pidoli, Kecamatan Panyabungan, tepatnya di depan SD Negeri 098, Jumat (19/9).

Informasi dihimpun, sekira pukul 14.30 Wib, Kadis Kesehatan Madina Drg Ismail Lubis bersama supirnya Dodi memarkirkan mobilnya di depan SD Pidoli. Selanjutnya Kadis bersama supirnya dan dua stafnya bernama Rosida serta Tika lebih dulu membagi-bagikan masker kepada pengguna jalan raya di Depan SD Neg 098 Pidoli.

Akibat hujan gerimis, Kadis Kesehatan dan rombongan pergi ke warung My Bakso yang ada di depan sebelah kiri SD Neg 098 Pidoli untuk makan.

Sekira pukul 15.30 Wib saat Kadis Kesehatan dan supirnya mau pulang menuju Dinas Kesehatan, supir dan Kadis mendapati kaca belakang sebelah kiri mobil mereka telah pecah. Setelah diperiksa ternyata telah hilang beberapa barang antara lain iPad, iPhone, tas sandang warna coklat berisi camera digital, Kartu ATM Bank BNI, Kartu ATM Bank Sumut, Kartu ATM Bank BRI, dan uang Rp. 1.000.000, -.

Saat ini saksi dan mobil telah dibawa ke Mapolres Madina untuk proses penyidikan guna mengungkap pelaku.

Kapolres Madina, AKBP Mardiaz melalui Kasat Reskrim AKP Wira Prayatna SH yang dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian itu dan masih dilakukan penyelidikan. (LL/h) |Harian SIB

Jamaah Haji Madina Sampaikan Terima Kasih Kepada KKSU

MADINA - Jamaah haji asal Kabupaten Madina berterimakasih kepada Persatuan Kerukunan Keluarga Sumatera Utara (KKSU) yang ada di Mekkah, yang telah memfasilitasi jamaah haji asal Madina. “Jamaah haji Madina sangat terbantu dengan adanya KKSU di Mekkah ini,” jelas Ir Mangatas Tua, salah seorang jamaah haji dari Madina kepada wartawan melalui telepon seluler, Kamis (18/9).

Dikatakan, setelah sampai di Mekkah jamaah disambut dan difasilitasi dengan baik, mulai dari makan dan penginapan.

“Adanya kerjasama dengan KKSU yang diprakarsai putra-putra Madina yang ada di Mekkah, jamaah haji Madina sangat terbantu,” ujarnya yang mengaku KKSU membimbing jamaah dengan membawa jamaah berziarah ke makam-makam nabi dan tempat-tempat bersejarah.

Sementara Ketua KKSU, Zulham Efendi bersama penasehat Khollat lc Salman dan Ketua kloter, Khobir, juga melalui telepon seluler mengatakan kegiatan yang dilaksanakan KKSU telah dilakukan mulai setahun lalu.

“Tahun lalu kita juga membuat hal yang sama kepada jamaah haji Madina dan hal ini dilakukan agar jamaah haji bisa menjalankan ibadah haji dengan khusuk,” ujarnya. (E10/q) |Harian SIB

Hirup Gas Beracun, 5 Orang Penambang Emas di Mandailing Natal Tewas

Written By SIDIMPUAN ONLINE on Selasa, 16 September 2014 | 02.07

Sebanyak 5 orang penambang tewas dan seorang lainnya harus dirawat karena menghirup gas beracun di tambang tradisional di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara (Sumut). Polisi masih menyelidiki penyebab kejadian ini.
Musibah itu terjadi di Tambang Arai, salah satu tambang emas tradisional yang berada di Dusun Tambang Udi, Desa Aek Botung, Kecamatan Muara Sipongi. Para korban merupakan warga setempat, yakni Buan (40), Adek (20), Damis (30), Cewin (33) dan Idris (31).
Para korban tewas tersebut dimakamkan Selasa (2/9/2014). Sementara korban yang selamat masih dirawat di Puskesmas Kotanopan, yakni Suwandi (22).
Keterangan yang diperoleh dari Kapolres Mandailing Natal AKBP Mardiaz K. Dwihananto menyebutkan, musibah itu terjadi pada Senin (1/9) sekitar pukul 17.00 WIB. Bermula ketika kelima korban menemukan lubang tambang eks zaman Belanda yang kabarnya bekas tempat pengumpulan emas.
"Saat korban mengecek lubang, ternyata lubang tersebut mengeluarkan gas beracun," kata Mardiaz kepada media di Mandailing Natal pada Selasa malam.
Para korban yang berada di depan langsung lemas dan yang seorang lagi melihat kawan-kawannya lemas, langsung balik kanan menyelamatkan diri. Upaya evakuasi korban dilakukan segera dilakukan warga, namun para korban ditemukan sudah meninggal dunia.
Terkait kejadian ini, polisi segera melakukan penyelidikan. Petugas di lapangan masih melakukan masih melakukan pengecekan dan meminta keterangan saksi-saksi. (rul) / Detiknews.com

Sungai Tercemar Limbah Tambang Emas di Mandailing Natal Berkadar Merkuri Tinggi

MADINAN - Selama ini, sisa pengolahan emas tradisional di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, langsung dibuang ke Sungai Batang Gadis dan Sungai Hutabargot. Hasil uji laboratorium terhadap sampel air tercemar limbah inipun mengandung merkuri di atas ambang batas.
Sampel diambil Forum Pemuda Mandailing Menolak Tambang Emas Madina, setelah Mongabay selesai meliput di sana Juli 2014. Sampel diserahkan kepada Forum Mahasiswa Teknik Kimia Institut Teknologi Medan (ITM), dan uji laboratorium.
Syarifah Ainun, anggota Forum Mahasiswa Teknik Kimia ITM, mengatakan, hasil uji laboratorium air limbah pengolahan emas Madina mengandung kimia di ambang batas  seperti, merkuri, timbal, arsen, cadmium, tembaga, nikel, dan zink. Bahkan paling mengejutkan, merkuri yang dibuang mencapai 1,22 mg/l, ambang batas hanya 0,025 mg/l.
Untuk senyawa kimia timbal 0,32 mg/l, ambang batas 0,5 mg/l, dan arsen 0,18 mg/l, ambang batas 0,05 mg/l. Lalu, cadmium ambang batas 0,05 mg/l, namun  hasil uji 1,01 mg/l dan tembaga sebesar 1,14 mg/l, padahal ambang batas 0,5 mg/l. Begitu juga nikel, kandungan 1,11 mg/l, ambang batas sebesar 0,5 mg/l serta zink 3,04 mg/l sedang batas boleh dibuang ke alam 2,5 mg/l.
Menurut dia, merkuri, baik bentuk unsur, gas maupun dalam garam organik, mengandung racun dan tidak bisa ditawar-tawar. “Jika termakan ikan dan ikan dimakan manusia, dipastikan racun masuk ke manusia. Ini sangat beracun,” katanya, Senin (8/9/14).
Kala dia melihat video Mongabay, tampak larutan sisa ekstraksi langsung dibuang tanpa proses. “Kami lihat setelah dicampur merkuri guna memisahkan kandungan emas dengan senyawa lain, tidak diproses lagi, dibuang begitu saja ke aliran air yang biasa digunakan masyarakat. Ini jelas racun yang dibuang.”
Dia menyatakan, secara teori, semua bentuk merkuri baik metal dan alkil, jika terinjeksi tubuh manusia, akan menyebabkan kerusakan otak, ginjal dan hati. Jika dikonsumsi terus menerus akan menyebabkan kerusakan permanen. Dia mengingatkan, Pemerintah Madina, tegas mengatasi ini. Sebab, lebih tiga kecamatan dan puluhan desa setiap hari mengkonsumsi air yang mengandung racun, tertinggi merkuri. Merkuri, katanya, juga bisa menyebabkan penghambatan fungsi enzin. “Ini dapat menyebabkan gangguan syaraf manusia.”

Azudin Siregar, tim yang menguji, menambahkan, manusia akan keracunan jika memakan biota air tercemar mercuri. “Hasil analisis kami atas sampel air limbah yang diserahkan Forum Pemuda Mandailing Menolak Tambang Emas. Kesimpulannya, air sisa pengolahan emas dibuang ke sungai dan mengandung merkuri.”
Dea Nasution, dari FPMMTE Madina, mengatakan, limbah dibuang ke alam tanpa ada pengawasan Balai Lingkungan Hidup (BLH). Limbah dibuang ke Sungai Batang Gadis, yang digunakan masyarakat untuk minum, mencuci, dan kebutuhan sehari-hari.
“Karena kami anggap itu mencemari lingkungan, sampel diperiksa independen oleh para insinyur teknik kimia. Kami tidak percaya hasil Pemerintah Madina,” katanya.
Dahlan Hasan Nasution, Plt Bupati Mandailing Natal, ketika dikonfirmasi mengatakan, sudah berupaya menyelesaikan masalah ini. Dia mengatakan, setidaknya ada lebih 200 mesin galundung, atau gelondongan yang dipakai penambang di sana untuk memecah batu.
Pemkab, katanya, tidak berani gegabah, mengingat pengolahan batu emas oleh penambang tradisional ini sudah berlangsung enam tahun lebih. Jika keputusan dianggap tidak menguntungkan masyarakat, akan ada perlawanan.
Jadi, dalam waktu dekat, pemkab akan menertibkan mesin glondongan dengan memberikan rancangan mesin lain lebih ramah lingkungan guna meminimalisir pencemaran.
Dahlan menyatakan, tengah menyusun rancangan peraturan daerah (ranperda), soal tambang emas tradisional di Madina. Salah satu memasukkan rencana merelokasi tambang, yang beroperasi di hutan lindung Taman Nasional Batang Gadis (TNBG).
“Saya sudah baca yang ditulis Mongabay soal berita penambangan emas di TNBG. Saya sudah perintahkan ada relokasi dan penindakan jika melanggar UU konservasi dan lingkungan hidup. Soal pencemaran air akibat pembuangan limbah akan ada penertiban. Mongabay.co.id / Ayat S Karokaro

Polres Mandailing Natal Temukan 10 Ha Ganja

MADINA - Setelah berjalan kaki selama empat jam , akhirnya Polres Mandailing Natal (Madina) Sumatera Utara, menemukan 10 hektar ladang ganja di Pegunungan Tor Sihite, Desa Raorao Dolok, Kecamatan Tambangan, Kabupaten Madina, kemarin.
Kapolres Madina AKBP Mardiaz, kepada wartawan,   mengatakan penemuan ladang ganja ini merupakan hasil pengembangan pasca ditangkapnya sejumlah tersangka kasus ganja.
“Setelah dilakukan penyelidikan, polisi menemukan ladang ganja seluas 10 hektar di lima lokasi di puncak pegunungan,” kata Mardiaz.
Diakui dia, ditengah perjalanan sempat terdengar suara tembakan senpi jenis rakitan. Namun pelaku penembakan tidak berhasil ditemukan karena kondisi daerah pegunungan.
“Pemilik ladang ganja juga tidak ditemukan,”ucapnya. (samosir) / PosKota News/com

Dua Bocah Jadi Korban Pencabulan Ayah Tirinya

Written By SIDIMPUAN ONLINE on Senin, 11 Agustus 2014 | 10.43

Seorang ayah di Mandailing Natal, Sumatera Utara, tega mencabuli 2 anak tirinya yang masih berusia belia, yaitu Bunga (12) dan Mawar (7), hingga membuat keduanya mengalami trauma. Sukamto (52), sang ayah, kini telah diamankan polisi dan terancam hukuman 15 tahun penjara.
Kasus ini baru terungkap satu bulan setelah pelaku terakhir kali melakukan perbuatan cabul yang sudah berulang kali dilakukan kepada dua anak tirinya.

MANDAILING NATAL KEKURANGAN GURU SD

Plt BUPATI MADINA
Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) masih membutuhkan banyak guru SD. Meski sudah dipenuhi dari honorer kategori dua (K2) dan CPNS pelamar umum, namun jumlahnya tetap masih kurang.
"Kita masih sangat kekurangan guru SD. Kalau guru SMK sudah cukup tersedia," kata Kepala BKD Mandailing Natal Syahdan Lubis, di Kantor Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), Kamis (17/7).

PANITIA PENGURUS LOBU SITOMPUL

PANITIA PENGURUS LOBU SITOMPUL
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. SIDIMPUAN ONLINE - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger